Sunday, May 17, 2015

5 Lagu yang Menggambarkan Fase Patah Hati versi Wanita


Bagi wanita, patah hati adalah fase yang sulit untuk dilalui. Tak jarang, kelumpuhan logika menyebabkan kita melakukan hal-hal diluar kewajaran. Seperti bunuh diri, melampiaskan dengan minum keras atau membiarkan hidup kita hancur tak terurus. Agar bisa mengendalikan diri, 5 lagu ini akan menggambarkan fase patah hati kamu. 

1.      Jangan Kau Ganggu Aku Dulu by Mahkota

Jangan kau ganggu aku dulu
Aku tak ingin bertemu kamu

Ku harap kamu akan berubah
Jangan hubungi aku dulu
Aku tak ingin kau ganggu dulu
Sekarang kau pikirkan salahmu
-Mahkota, Jangan Kau Ganggu Aku Dulu-



Video Klipnya bisa dilihat disini https://www.youtube.com/watch?v=r6sxN-U8fN8
 


Fase ini dinamakan fase menutup diri. Setelah menyadari apa yang terjadi (putus cinta), wanita cenderung menutup diri. Mungkin ini yang akan mereka katakan “Beri aku waktu untuk sendiri” wanita akan membutuhkan me time dan quality time pasca putus. Biasanya sih dengan menangis seharian di pojok kamar, sedih. 

2.      O..Teganya by Tangga

 Akhirnya kau pun pergi

Biarkan ku disini
Ternyata kau juga tak punya hati
Di hati tak terperi
Sedih ku telan sendiri
Mau marah tapinya sama siapa
-Tangga,O..Teganya-

Video klipnya bisa dilihat disini https://www.youtube.com/watch?v=EIyyfiz8CqU

Ini adalah fase marah. Fase dimana seluruh dunia serasa menjauh, dan tidak ada tempat yang tepat untuk kita melampiaskan semuanya. Aaahhh sedih…..
Cinta dapat melumpuhkan logika. Wanita akan lebih emosianal pada tahap ini. Hal sekecil apapun dapat membuat moodnya memburuk. Biasanya hal ini dilampiaskan dengan kemarahan, sambil berpikir “Dunia ini jahat dan ngga adil banget buat aku”. Marahnya pun tak pandang bulu dan waktu. Pintarlah control emosi saat fase ini.


3.      Terbaik Untukmu by Tangga
Maafkanlah bila ku selalu
Membuatmu marah dan benci padaku
Ku lakukan itu semua
Hanya tuk buatmu bahagia
Mungkin ku cuma tak bisa pahami
Bagaimana cara tunjukkan maksudku
Aku cuma ingin jadi terbaik untukmu
-Tangga, Terbaik Untukmu-


Video klipnya bisa dilihat disini https://www.youtube.com/watch?v=knUuDDqrqDo

Ini adalah fase penawaran. Semua pasti ada ujungnya termasuk cintamu dan cintanya, termasuk kemarahanmu yang entah ditujukan pada siapa. Setelah fase (marah) yang menguras energimu, akan tiba fase menyemangati diri sendiri sebagai bentuk penawaran.
Di fase ini kamu akan melakukan penawaran, contohnya “Dia memang ngga baik buat aku, aku harus berubah dan pasti dapat yang lebih baik” atau “Aku janji akan berubah, ngurangin ego aku dan lebih pengertian ke kamu”. Wanita akan lebih tenang dan bukan tidak mungkin akan meminta maaf ke mantan pasangan atau pihak lain yang di rugikan.

4.      Pedih By Last Child

 Hanya diri sendiri
Yang tak mungkin orang lain akan mengerti
Di sini ku temani kau dalam tangismu
Bila air mata dapat cairkan hati
Kan ku cabut duri pedih dalam hatimu
Agar kulihat, senyum di tidurmu malam nanti
-Last Child, Pedih-


Fase depresi adalah fase dimana semua rasa campur aduk menjadi satu. Cinta, benci, menyesal, marah sudah sulit kamu bedakan lagi. Hidupmu serasa hancur tanpa ada dia disisimu *ini berlaku kalau kamu yang memutuskan hubungan. Di fase ini kamu membutuhkan sosok yang bisa memberimu semangat lagi, tidak harus pacar baru karena hatimu belum siap untuk itu. Fase ini bisa di lalui berkat dorongan semangat dari keluarga dan teman-teman terdekat.


5.      Pasti Bisa by Citra Scholastika


Aku pasti bisa
Menikmati semua dan menghadapinya
Aku yakin pasti bisa
Aku ingin lepaskan seluruh bebanku
Dan ku jalani hidupku dengan senyuman
-Citra Scholastika, Pasti Bisa-

Video klipnya bisa dilihat disini https://www.youtube.com/watch?v=rRZGn7YzJkU




Ini adalah tahap akhir dari fase putus cinta versi wanita yaitu tahap penerimaan. Di tahap ini kamu sadar bahwa hidup harus terus berlanjut dengan ataupun tanpa dia. Kamu mulai merangkak membangun duniamu lagi. Pada tahap ini bisa dibilang kamu sudah sukses move on. Jaga iman untuk menolak godaan mantan ya ladies.

Putus cinta bukanlah akhir segalanya, masih banyak dunia di luar sana yang menunggu untuk di jelajahi. Jadikan pengalaman putus untuk menambah ketegaran hati. Setidaknya kita bisa belajar dari kisah terdahulu untuk kisah selanjutnya yang lebih sukses dan membahagiakan.

Saturday, May 16, 2015

Semarak Pawai Budaya Purbalingga

Citizen6, Purbalingga Selasa (23/12) menjadi hari yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat Purbalingga. Pasalnya dalam rangka perayaan HUT Kabupaten Purbalingga yang ke-184 pada 18 Desember 2014, Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyelenggarakan Pawai Budaya Purbalingga.
Acara tahunan ini mengambil rute sekitar 2 kilometer. Rute yang dilalui adalah Jalan MT Haryono, Jalan Jenderal Sudirman dan berpusat di Alun-alun. Ratusan peserta pawai terdiri dari perwakilan pelajar, program revitalisasi seni tradisional, kecamatan dan gabungan perangkat serta peserta BUMD. Masing-masing kelompok menampilkan kesenian budaya Purbalingga seperti ujungan, begalan, kuda kepang, karawitan hingga pertunjukan busana.

Saat melewati panggung kehormatan di sisi Alun-alun, setiap rombongan pawai menunjukan atraksi seni dihadapan Bupati Purbalingga Sukento Ridho Marhaendrianto dan para tamu undangan. Meskipun panas terik, ribuan masyarakat menikmati tontonan yang digelar sebagai even terbesar penutup tahun 2014. Mereka memadati Alun-alun dan rute yang dilewati peserta pawai dari pagi sampai acara tersebut selesai pada tengah hari sekitar pukul 13.00 WIB.
“Saya menikmati pawai ini. Acara tahun ini lebih meriah dibanding tahun lalu, peserta lebih kreatif dan variatif. Dirgahayu Kota Perwira ke-184. Semoga budaya Purbalingga makin lestari” Ungkap  Ananthesa (19) salah satu penonton pawai.
Acara ini merupakan upaya nguri-uri budaya dan sarana hiburan untuk rakyat. Saat ini kesenian tradisional mulai ditinggalkan. Semoga dengan adanya acara ini dapat meningkatkan kecintaan masyarakat Purbalingga terhadap budayanya.
*nguri-uri (jawa) : melestarikan
Penulis:
Fiana Indrasari
Foto : Anindya Rahmawati

Artikel ini dimuat di http://citizen6.liputan6.com/read/2151380/semarak-pawai-budaya-purbalingga on

Soto, Sroto, Coto atau Sauto, Semuanya `Mak Nyus`


Citizen6, Jakarta Anda penggemar makanan asli Indonesia? Anda pasti sudah tak asing dengan makanan lezat bernama Soto. Pada umumnya soto berisi nasi, bihun, dan suwiran daging ayam yang disiram kuah kaldu. Makanan ini dapat dengan mudah anda jumpai di pelosok kampung, shopping mall besar, depot, pasar bahkan dipinggir jalan.
Di Indonesia terdapat berbagai macam soto yang memiliki cita rasa maupun nama yang berbeda. Lalu pernahkah Anda bingung membedakan istilah soto, sroto dan coto? Ulasan berikut akan menjelaskan perbedaannya.

1. Soto Semarang
Pada umumnya soto berisi nasi, bihun, dan suwiran daging ayam yang disiram kuah kaldu.Berbeda dengan soto pada umumnya, soto Semarang biasanya disajikan dalam porsi kecil. Soto ini dilengkapi dengan nasi, bihun dan suwiran daging ayam dan kuah segarnya yang bening kecoklatan. Anda bisa menambahkan jeruk nipis untuk memperkuat cita rasa soto yang segar.
Biasanya soto Semarang disajikan dengan sate usus, sate kerang dan sate iso yang direndam di kuah kecap sehingga memperkaya cita rasa soto. Jika Anda berkunjung ke kota aslinya tak ada salahnya mampir ke kedai paling terkenal yaitu Soto Bangkong di Jalan Setiabudi 229, Semarang.

2. Sroto Banyumas
Pada umumnya soto berisi nasi, bihun, dan suwiran daging ayam yang disiram kuah kaldu.Jika soto Semarang bercita rasa segar, sroto Banyumas menonjolkan rasa rempah-rempah dan bumbu kacang yang kental. Disajikan dengan ketupat, bihun, daun bawang, kerupuk, suwiran daging ayam atau sapi dan disiram dengan kuah santan kaya bumbu membuat sroto Banyumas menjadi makanan primadona. Soto ini enak juga disantap dengan mendoan (tempe goreng Banyumas). Salah satu kedai sroto Banyumas yang paling terkenal adalah Sroto Hj Misdar (Sroto Bancar) di Jalan Ahmadi (Bancar), Purbalingga.
3. Coto Makasar
Pada umumnya soto berisi nasi, bihun, dan suwiran daging ayam yang disiram kuah kaldu.Jika soto Semarang menggunakan nasi dan sroto Banyumas menggunakan ketupat, maka coto Makasar menggunakan burasa (sejenis lontong khas Makasar). Selain burasa, coto Makasar juga berisi jeroan sapi seperti hati, babat, usus dan paru yang dimasak empuk. Soto bertambah nikmat karena disiram dengan kuah kental yang kaya rasa. ntuk merasakan nikmatnya coto Makasar, Anda bisa datang ke kedai Coto Gagak di Jalan Gagak No 27 Makasar.


4.Sauto tegal
Jenis makanan yang berbentuk sup ini hanya ditemui di Tegal, jawa Tengah. Sauto sebenarnya mirip dengan soto-soto yang lain. Hanya saja Sauto Tegal yang telah populer ini bumbunya ditamnbahkan tauco. (Tauco adalah bumbu makanan yang terbuat dari biji kedelai (Glycine max) yang telah direbus, dihaluskan dan diaduk dengan tepung terigu kemudian dibiarkan sampai tumbuh jamur (fermentasi)
Dengan tambahan tauco, aroma dan rasa kuahnya sungguh khas menggugah selera.  

Tiap soto memiliki keunikan nama dan cita rasa masing-masing. Jadi mana yang sesuai selera Anda, soto, sroto coto atau sauto semuanya enak dan pengen nambah.

tulisan ini saya tulis dan sudah dimuat di http://citizen6.liputan6.com/read/2141738/soto-sroto-coto-atau-sauto-semuanya-mak-nyus?p=4 on